BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Senin, 26 Oktober 2009

Cara mengetahui Bad Sector pada Hardisk

Bad sector bukan masalah baru pada hardisk. Kasus bad sector sudah sering muncul dari zaman dahulu. Sebagian besar kasus bad sector yang muncul adalah rusaknya satu atau rentetan blok di hardisk. Rusaknya itu bisa secara logika atau fisik. Kalau bad sector fisik terjadi karena adanya kerusakan fisik pada hardisk. Sedangkan bad sector logika tidak terjadi karena faktor fisik melainkan terganggunya operasi read and write di suatu sector hardisk. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh virus, boot record yang korup, gangguan tegangan listrik dan lain-lain.


Jika ini yang terjadi, maka anda butuh peranti lunak perbaikan hardisk yang biasanya merupakan bawaan system operasi atau hardisk itu sendiri. Utility itu (diharapkan) mampu memperbaiki bad sector yang terbentuk secara logika.

Peranti lunak sebetulnya tidak memperbaiki sektor yang rusak melainkan hanya disembunyikan. Kerusakan tetap ada tetapi system operasi mengabaikannya.

Cara kerjanya kira-kira seperti ini: peranti lunak akan mengembalikan orientasi magnet hardisk untuk membuat setiap byte dapat dibaca dan ditulis sehingga memungkinkan recovery hardisk. Peranti perbaikan biasanya disediakan oleh produsen hardisk yang bersangkutan. Sehingga dapat digunakan dengan mudah serta cukup membantu dalam banyak kasus permasalahan hardisk.

Pada hardisk, bad sector dapat menyebar dan merusak track hardisk karena track tersebut tidak ikut diformat. Masalah ini juga membuat anda tidak bisa menginstal atau menyalin data karena menimbulkan error.

Semoga artikel ini dapat membantu anda.

Baca Artikel yang Lainnya:
Cara mengetahui karakter password
Uninstall Aplikasi menggunakan Fine Uninstall 1.2
PCLinuxOS
Memodifikasi Serial Number harddisk tanpa format ulang
OpenSUSE
Menyimpan Record item Copy dalam Windows Clipboard
Mandriva Linux
Membuat Jendela aplikasi terlihat transparan
Perbaiki File yang tidak beraturan dengan Ant Renamer
Bersihkan Registry hanya sedikit klik

Mempercepat proses penutupan aplikasi selain ctrl alt de

Penyebab Utama Hardisk Menjadi Rusak

Bagi sebagian orang, data yang ada didalam hardisk memiliki nilai yang sangat tinggi, bahkan bisa lebih berharga daripada harga komputer itu sendiri. Dengan mengetahui hal-hal yang menjadi penyebab utama hardisk menjadi rusak, kita dapat terhindar dari hal yang tidak diinginkan, kehilangan data yang sangat berharga misalnya.

Pada prinsipnya penyebab utama hardisk menjadi rusak ada 2 yakni:

1.Listrik
Jika di tempat anda sering mengalami gangguan listrik seperti tegangan listrik yang suka naik turun apalagi sering mati listrik, 'sangat disarankan' memakai UPS (Uninterruptible Power Supply). Alat ini mempunyai kemampuan untuk membuat cadangan listrik sehingga jika sewaktu-waktu terjadi gangguan listrik (terutama mati listrik) maka komputer tidak langsung mati tapi ada jeda waktu. Dalam kondisi mati listrik, sebuah UPS biasanya dapat memberikan daya listrik ke komputer sekitar 15 menit. Waktu segitu bisa memberikan kesempatan ke kita untuk dapat mematikan komputer secara normal (melalui shutdown atau hibernate)

2.Panas dari hardisk itu sendiri
Hardisk bisa mengalami overheating atau panas yang berlebihan. Ini diakibatkan karena elemen / mesin dari hardisk itu sendiri. Disarankan memakai Cooler atau kipas pendingin hardisk. Harganya cukup murah (sekitar 10 – 15 rb). Akan lebih baik lagi jika dikasih Cooler / kipas tambahan pada casing sehingga perputaran udara didalam casing menjadi lebih teratur. Casing adalah kotak tempat menyimpan perangkat komputer seperti hardisk, motherboard, CD-ROM dsb.

Sebagai tambahan, jika hendak membeli komputer bekas, 'khusus' untuk hardisk lebih baik beli yang baru. Faktor usia juga bisa menjadi penyebab hardisk sering mengalami masalah (biasanya hardisk dapat berjalan optimal tanpa masalah dalam kurun waktu 5 tahun).

0 komentar: