BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Senin, 26 Oktober 2009

Cara mengetahui Bad Sector pada Hardisk

Bad sector bukan masalah baru pada hardisk. Kasus bad sector sudah sering muncul dari zaman dahulu. Sebagian besar kasus bad sector yang muncul adalah rusaknya satu atau rentetan blok di hardisk. Rusaknya itu bisa secara logika atau fisik. Kalau bad sector fisik terjadi karena adanya kerusakan fisik pada hardisk. Sedangkan bad sector logika tidak terjadi karena faktor fisik melainkan terganggunya operasi read and write di suatu sector hardisk. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh virus, boot record yang korup, gangguan tegangan listrik dan lain-lain.


Jika ini yang terjadi, maka anda butuh peranti lunak perbaikan hardisk yang biasanya merupakan bawaan system operasi atau hardisk itu sendiri. Utility itu (diharapkan) mampu memperbaiki bad sector yang terbentuk secara logika.

Peranti lunak sebetulnya tidak memperbaiki sektor yang rusak melainkan hanya disembunyikan. Kerusakan tetap ada tetapi system operasi mengabaikannya.

Cara kerjanya kira-kira seperti ini: peranti lunak akan mengembalikan orientasi magnet hardisk untuk membuat setiap byte dapat dibaca dan ditulis sehingga memungkinkan recovery hardisk. Peranti perbaikan biasanya disediakan oleh produsen hardisk yang bersangkutan. Sehingga dapat digunakan dengan mudah serta cukup membantu dalam banyak kasus permasalahan hardisk.

Pada hardisk, bad sector dapat menyebar dan merusak track hardisk karena track tersebut tidak ikut diformat. Masalah ini juga membuat anda tidak bisa menginstal atau menyalin data karena menimbulkan error.

Semoga artikel ini dapat membantu anda.

Baca Artikel yang Lainnya:
Cara mengetahui karakter password
Uninstall Aplikasi menggunakan Fine Uninstall 1.2
PCLinuxOS
Memodifikasi Serial Number harddisk tanpa format ulang
OpenSUSE
Menyimpan Record item Copy dalam Windows Clipboard
Mandriva Linux
Membuat Jendela aplikasi terlihat transparan
Perbaiki File yang tidak beraturan dengan Ant Renamer
Bersihkan Registry hanya sedikit klik

Mempercepat proses penutupan aplikasi selain ctrl alt de

Penyebab Utama Hardisk Menjadi Rusak

Bagi sebagian orang, data yang ada didalam hardisk memiliki nilai yang sangat tinggi, bahkan bisa lebih berharga daripada harga komputer itu sendiri. Dengan mengetahui hal-hal yang menjadi penyebab utama hardisk menjadi rusak, kita dapat terhindar dari hal yang tidak diinginkan, kehilangan data yang sangat berharga misalnya.

Pada prinsipnya penyebab utama hardisk menjadi rusak ada 2 yakni:

1.Listrik
Jika di tempat anda sering mengalami gangguan listrik seperti tegangan listrik yang suka naik turun apalagi sering mati listrik, 'sangat disarankan' memakai UPS (Uninterruptible Power Supply). Alat ini mempunyai kemampuan untuk membuat cadangan listrik sehingga jika sewaktu-waktu terjadi gangguan listrik (terutama mati listrik) maka komputer tidak langsung mati tapi ada jeda waktu. Dalam kondisi mati listrik, sebuah UPS biasanya dapat memberikan daya listrik ke komputer sekitar 15 menit. Waktu segitu bisa memberikan kesempatan ke kita untuk dapat mematikan komputer secara normal (melalui shutdown atau hibernate)

2.Panas dari hardisk itu sendiri
Hardisk bisa mengalami overheating atau panas yang berlebihan. Ini diakibatkan karena elemen / mesin dari hardisk itu sendiri. Disarankan memakai Cooler atau kipas pendingin hardisk. Harganya cukup murah (sekitar 10 – 15 rb). Akan lebih baik lagi jika dikasih Cooler / kipas tambahan pada casing sehingga perputaran udara didalam casing menjadi lebih teratur. Casing adalah kotak tempat menyimpan perangkat komputer seperti hardisk, motherboard, CD-ROM dsb.

Sebagai tambahan, jika hendak membeli komputer bekas, 'khusus' untuk hardisk lebih baik beli yang baru. Faktor usia juga bisa menjadi penyebab hardisk sering mengalami masalah (biasanya hardisk dapat berjalan optimal tanpa masalah dalam kurun waktu 5 tahun).

Sabtu, 24 Oktober 2009

Memahami Cara Kerja Virus komputer

Sebagai seorang pengguna komputer, sudah bisa dipastikan anda tentu sangat familiar dengan kata virus, pepatah nenek moyang kita mengatakan tak kenal maka tak sayang, tapi berlakukah ini untuk virus? Tentu saja tidak, justru dengan kita mengenalnya diharapkan menjadikan kita tahu bagaimana cara mengatasinya.


Apakah Virus Itu?

Virus komputer mendapatkan namanya juga Karena terinspirasi oleh virus biologis yang menyerang mahluk hidup, istilah “virus” dipakai karena sifatnya yang menyerupai virus biologis, yakni mampu memperbanyak diri dan menyebar dari satu komputer ke komputer yang lain, sama bukan dengan virus biologis yang menyerang manusia dan mahluk hidup lainnya, yang bisa menular dari manusia satu ke manusia yang lain, atau mahluk hidup yang satu ke mahluk hidup yang lain.

Kemiripan yang lain juga terlihat pada cara virus komputer menyebarkan diri. Pada virus biologis, penggandaan diri dilakukan oleh sel terinfeksi. Ini karena virus biologis pada dasarnya tidak memiliki kemampuan untuk mereplikasi dirinya. Karena itu virus biologis menggunakan sel yang telah terinfeksi untuk menggandakan dirinya. Dengan cara yang sama, virus komputer mendapatkan dukungan dari program atau dokumen komputer agar bisa menyebarkan dirinya. Saat program atau dokumen ini dijalankan, virus tersebut akan menyebar secara otomatis ke program atau dokumen lain atau bahkan ke komputer yang lain.

Cara Kerja Virus

Virus sebenarnya merupakan program komputer, sama seperti program lainnya, virus berisi instruksi yang memerintahkan komputer untuk melakukan sesuatu seperti yang diinginkan pemrogram. Namun yang perlu diperhatikan disini adalah virus biasanya akan memerintahkan komputer untuk melakukan sesuatu yang tidak akan anda lakukan. Selain itu virus juga mampu menyebar atau memperbanyak dirinya ke aneka file lain dalam komputer atau bahkan ke lokasi lain.

Bagaimana virus menyebar? Seperti telah dijelaskan diatas virus akan menyebar menggunakan program atau file dokumen tertentu. Selain untuk menyembunyikan keberadaannya, hal tersebut juga merupakan trik untuk menipu pengguna PC agar menggunakan atau menjalankan file tersebut. Pada saat file yang sudah terinfeksi virus tersebut dijalankan, maka kode virus yang ada di dalamnya juga akan diaktifkan.

Jika virus tersebut diperintahkan pembuatnya untuk mengubah semua file berekstensi .doc menjadi file yang berekstensi .jpg, perintah tersebut akan dijalankan. Sehingga semua file dikomputer tersebut yang berekstensi .doc akan dirubah menjadi file yang berekstensi .jpg. Jika virus itu diperintahkan untuk memformat hardisk, maka perintah tersebut juga akan dijalankan, bayangkan kerugian yang didapatkan dari virus tersebut.

Jenis Virus

Virus memiliki berbagai jenis dengan metode infeksi yang berbeda-beda, antara lain

· Virus boot sector, virus ini menginfeksi boot sector harddisk (boot sector merupakan sebuah daerah dalam hardisk yang pertama kali diakses saat komputer dihidupkan). Jika virus boot sector ini aktif, pengguna tidak akan bisa memboot komputernya secara normal.

· Virus file, virus jenis ini akan menginfeksi aplikasi, atau file dalam komputer. Saat aplikasi tersebut dijalankan, virus akan disebarkan dengan cara menginfeksi semua file atau dokumen yang diakses oleh aplikasi tersebut.

· Virus e-mail, virus ini menyebar via e-mail (biasanya dalam bentuk lampiran/attachment). Biasanya memiliki ciri khusus berupa ekstensi .scr, .exe, .pif, atau .bat. jika aktif, virus ini biasanya akan mengirimkan dirinya sendiri ke berbagai alamat e-mail yang ada dalam buku alamat pengguna. Worm dan Trojan Horse juga sering disebarkan via e-mail semacam ini.

· Virus Makro, virus ini menginfeksi dokumen yang dijalankan lewat aplikasi Microsoft Office (misal word dan excel). Sebuah dokumen yang terinfeksi virus semacam ini biasanya akan melakukan modifikasi perintah-perintah umum. Misal perintah save untuk mengaktifkan virus.

· Virus multipartite, virus jenis ini akan menginfeksi file-file komputer sekaligus boot sector pada harddisk. Virus ini banyak menimbulkan masalah karena menyebabkan kerusakan ganda.

· Virus polimorfis, virus ini akan “berganti wujud” saat menyebarkan diri ke komputer lain. Virus jenis ini akan lebih sulit dideteksi karena sifat tersebut.

· Virus siluman (stealth virus), virus jenis ini menyembunyikan keberadaannya dengan cara membuat sebuah file yang terinfeksi seolah-olah file tersebut tidak terinfeksi. Virus jenis ini juga sangat sulit dideteksi.

Cara kerja Scanner

Apakah Scanner itu ?

Scanner adalah suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung kamu lihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan dimodifikasi sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan gambar.

Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang besarnya seukuran dengan kertas folio ada juga yang seukuran postcard, bahkan yang terbaru, berbentuk pena yang baru diluncurkan oleh perusahaan WizCom Technologies Inc. Scanner berukuran pena tersebut bisa menyimpan hingga 1.000 halaman teks cetak dan kemudian mentransfernya ke sebuah komputer pribadi (PC).

Scanner berukuran pena tersebut dinamakan Quicklink. Pena scanner itu berukuran panjang enam inci dan beratnya sekitar tiga ons. Scanner tersebut menurut WizCom dapat melakukan pekerjaannya secara acak lebih cepat dari scanner yang berbentuk datar.

Data yang telah diambil dengan scanner itu, bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCII.

Pada saat ini banyak sekali scanner yang beredar di dunia dengan berbagai merk pula, Di antaranya scanner keluaran dari Canon, Hewlett Packard ( HP ), EPSON, UMAX dan masih banyak lagi.

Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.

Cara kerja Scanner :

Ketika kamu menekan tombol mouse untuk memulai Scanning, yang terjadi adalah :
Penekanan tombol mouse dari komputer menggerakkan pengendali kecepatan pada mesin scanner. Mesin yang terletak dalam scanner tersebut mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning.
Kemudian unit scanning menempatkan proses pengiiman ke tempat atau jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning.
Nyala lampu yang terlihat pada Scanner menandakan bahwa kegiatan scanning sudah mulai dilakukan.
Setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah selesai dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor.
Apabila hasil atau tampilan teks / gambar ingin dirubah, kita dapat merubahnya dengan menggunakan software-software aplikasi yang ada. Misalnya dengan photoshop, Adobe dan lain- lain. pot scanned.

Ada dua macam perbedaan scanner dalam memeriksa gambar yang berwarna yaitu :
Scanner yang hanya bisa satu kali meng-scan warna dan menyimpan semua warna pada saat itu saja.
Scanner yang langsung bisa tiga kali digunakan untuk menyimpan beberapa warna. Warna-warna tersebut adalah merah, hijau dan biru.

Scaner yang disebut pertama lebih cepat dibandingkan dengan yang kedua, tetapi menjadi kurang bagus jika digunakan untuk reproduksi warna. Kebanyakan scanner dijalankan pada 1-bit (binary digit / angka biner), 8-bit (256 warna), dan 24 bit (lebih dari 16 juta warna). Nah, bila kita membutuhkan hasil yang sangat baik maka dianjurtkan menggunakan scanner dengan bit yang besar agar resolusi warna lebih banyak dan bagus.

Senin, 19 Oktober 2009

Setting Mikrotik Wireless Bridge

Sering kali, kita ingin menggunakan Mikrotik Wireless untuk solusi point to point dengan mode jaringan bridge (bukan routing). Namun, Mikrotik RouterOS sendiri didesain bekerja dengan sangat baik pada mode routing. Kita perlu melakukan beberapa hal supaya link wireless kita bisa bekerja untuk mode bridge.

Mode bridge memungkinkan network yang satu tergabung dengan network di sisi satunya secara transparan, tanpa perlu melalui routing, sehingga mesin yang ada di network yang satu bisa memiliki IP Address yang berada dalam 1 subnet yang sama dengan sisi lainnya.

Namun, jika jaringan wireless kita sudah cukup besar, mode bridge ini akan membuat traffic wireless meningkat, mengingat akan ada banyak traffic broadcast dari network yang satu ke network lainnya. Untuk jaringan yang sudah cukup besar, saya menyarankan penggunaan mode routing.

Berikut ini adalah diagram network yang akan kita set.



Konfigurasi Pada Access Point

1. Buatlah sebuah interface bridge yang baru, berilah nama bridge1


2. Masukkan ethernet ke dalam interface bridge


3. Masukkan IP Address pada interface bridge1

4. Selanjutnya adalah setting wireless interface. Kliklah pada menu Wireless (1), pilihlah tab interface (2) lalu double click pada nama interface wireless yang akan digunakan (3). Pilihlah mode AP-bridge (4), tentukanlah ssid (5), band 2.4GHz-B/G (6), dan frekuensi yang akan digunakan (7). Jangan lupa mengaktifkan default authenticated (8) dan default forward (9). Lalu aktifkankanlah interface wireless (10) dan klik OK (11).


5. Berikutnya adalah konfigurasi WDS pada wireless interface yang digunakan. Bukalah kembali konfigurasi wireless seperti langkah di atas, pilihlah tab WDS (1). Tentukanlah WDS Mode dynamic (2) dan pilihlah bridge interface untuk WDS ini (3). Lalu tekan tombol OK.

6. Langkah selanjutnya adalah menambahkan virtual interface WDS. Tambahkan interface WDS baru seperti pada gambar, lalu pilihlah interface wireless yang kita gunakan untuk WDS ini. Lalu tekan OK.

7. Jika WDS telah ditambahkan, maka akan tampak interface WDS baru seperti pada gambar di bawah.


Konfigurasi pada Wireless Station

Konfigurasi pada wireless station hampir sama dengan langkah-langkah di atas, kecuali pada langkah memasukkan IP Address dan konfigurasi wirelessnya. Pada konfigurasi station, mode yang digunakan adalah station-wds, frekuensi tidak perlu ditentukan, namun harus menentukan scan-list di mana frekuensi pada access point masuk dalam scan list ini. Misalnya pada access point kita menentukan frekuensi 2412, maka tuliskanlah scan-list 2400-2500.



Pengecekan link

Jika link wireless yang kita buat sudah bekerja dengan baik, maka pada menu wireless, akan muncul status R (lihat gambar di bawah).


Selain itu, mac-address dari wireless yang terkoneksi juga bisa dilihat pada jendela registration (lihat gambar di bawah).



Konfigurasi keamanan jaringan wireless

Pada Mikrotik, cara paling mudah untuk menjaga keamanan jaringan adalah dengan mendaftarkan mac-address wireless pasangan pada access list. Hal ini harus dilakukan pada sisi access point maupun pada sisi client. Jika penginputan access-list telah dilakukan, maka matikanlah fitur default authenticated pada wireless, maka wireless lain yang mac addressnya tidak terdaftar tidak akan bisa terkoneksi ke jaringan kita.

Jika kita menginginkan fitur keamanan yang lebih baik, kita juga bisa menggunakan enkripsi baik WEP maupun WPA.

Sabtu, 17 Oktober 2009

Membuat PC Router Dengan Ubuntu Untuk Setting Jaringan LAN - WAN (Networking Tutorial)

Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang ada pada network yang lain. Jenis router ada yang diproduksi oleh vendor tertentu (cisco, juniper, dst) atau yang dapat difungsikan menggunakan komputer (pc router).

PC (Personal Computer) Router adalah sebuah komputer yang berfungsi sebagai router. PC Router dapat diterapkan dengan menggunakan spesifikasi minimal : 
aka akan terlihat seperti berikut :
untuk ip static :
—————cut————–
Chain POSTROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
SNAT 0 — 192.168.0.0/24 anywhere to:10.10.1.81
—————cut————–

untuk ip DHCP :
—————cut————–
Chain POSTROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
MASQUERADE 0 — 192.168.0.0/24 anywhere


Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang ada pada network yang lain. Jenis router ada yang diproduksi oleh vendor tertentu (cisco, juniper, dst) atau yang dapat difungsikan menggunakan komputer (pc router).

PC (Personal Computer) Router adalah sebuah komputer yang berfungsi sebagai router. PC Router dapat diterapkan dengan menggunakan spesifikasi minimal : 
- Dua buah NIC
- OS *nix (BSD, Linux, Unix), OS Windows Server, Open Solaris, dst
Pada installasi kali ini, kita akan membuat PC Router dengan menggunakan OS Linux Ubuntu Desktop 7.10 Punyanya “Om Gusty”.

Saat ini aku make dua buah lan cards yang satu buat ke luar dan yang atunya buat ke dalam.

KONFIGURASI
1. Konfigurasi IP address
* eth0 : IP Address 10.10.1.81 Netmask 255.255.255.0
* eth1 : IP Address 192.168.0.1 Netmask 255.255.255.0
* DNS Server : 127.0.0.1 (disesuaikan dengan punya kita yang konek internet)
* Search Domains : perusahaan.com (boleh di isi boleh gak)

perintah seting ip (bisa lewat gui, tp ni ak pake terminal):
* sudo ifconfig eth0 10.10.1.81 netmask 255.255.255.0 (lan card 1)
* sudo ifconfig eth 192.168.0.1 netmask 255.255.255.0 (lan card 2)
* route add default gw 10.10.1.1 (klo pake modem ya GATEWAY nya modem)

klik panel System->Administration->Network trus meminta password administrasi, maka masukan password user yang pertama kali dibuat. Pilih bagian eth0 (network eksternal) lalu klik “Properties” . Uncheck pilihan “Enable roaming mode” lalu ganti “Configuration” menjadi “Static IP Address“. Masukan : 

* IP address : 10.10.1.81
* Subnet mask : 255.255.255.0
* Gateway address : 10.10.1.1 (Gateway di isi sesuai dengan ip modem ato alat yg konek internet tu pokoke)

Lalu klik tombol “OK“.

Pilih bagian eth1 (network internal) lalu klik “Properties” . Uncheck pilihan “Enable roaming mode” lalu ganti “Configuration” menjadi “Static IP Address“. Masukan :

* IP address : 192.168.0.1
* Subnet mask : 255.255.0.0
* Gateway address :

Lalu klik tombol “OK“.
Gateway pada eth1 dikosongkan, karena router harus menentukan default gateway-nya. Sedangkan default gateway yang digunakan adalah yang melalui eth0.
Lanjuttt …. Pilih tab “General“. Masukan :

* Host name : PCrouter
* Domain name : Nyobain.com

Pilih tab “DNS“
Klik “Add” pada bagian “DNS Servers” lalu masukan IP Address dns servernya yaitu 127.0.0.1, tekan enter. Itu Kita memasukan IP Address localhost (127.0.0.1) karena kita akan menggunakan DNS local untuk semua manajemennya. Ato klo make koneksi lainnya disesuaikan aja yah.
Klik “Add” pada bagian “Search domains” lalu masukan Nyobain.com, tekan enter
Tekan tombol “Close” apabila konfigurasi sudah sesuai. Secara otomatis seharusnya IP Address sudah terkonfigurasi sendiri, apabila masih belum maka bisa direstart networknya atau restart aja komputernya

2. Konfigurasi IP Forward
IP Forward adalah suatu system yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari suatu jaringan ke jarinagn yang lain. Untuk mengkonfigurasinya, kita perlu mengubah modul kernel ip_forward menjadi enable. Tapi sebelumnya ubah password root dahulu biar gak ngerepotin nantinya. Klik panel System->Administration->Users and Groups. Pilih login name “root“, lalu klik Properties. Dibagian “Password“, ubah :

* User password : password_root
* Confirmation : password_root

Atau “Generate random password“, apabila ingin menggunakan password yang dibuat secara random. Lalu klik tombol “OK“.
Untuk mengaktifkan IP Forward, kita dapat mengklik panel Applications->Accecories->Terminal Setelah muncul terminalnya, ketik perintah :

* su -
* Password : password_root

Maka kita sudah masuk ke mode root, dengan ditandai oleh tanda “#” (tanda kress). Lalu dilanjutkan dengan perintah berikut :

* echo “net.ipv4.ip_forward=1? >> /etc/sysctl.conf
* sysctl -p /etc/sysctl.conf

Apabila pada file /etc/systecl.conf sudah terdapat entry-an “net.ipv4.ip_forward=0“, maka ubah saja nilainya menjadi 1. Untuk mengubah nilainya dapat menggunakan editor “pico” ato “vi“ ato “nano” ato apalah perintah linux lainnya. Untuk mengecek apakah IP Forward sudah diaktifkan pada PC, maka jalankan perintah berikut :

* sysctl net.ipv4.ip_forward

Apabila hasilnya adalah 1, maka IP Forward sudah di enable. Selanjutnya paket-paket yang dikirim oleh network sudah dapat diteruskan ke network yang lainnya.

3. Konfigurasi IP yang Dituju pada saat Nge-routing
Perintah yang aku pakai di bawah ini buat ip yang static :

* sudo iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.0.0/24 -d 0/0 -j SNAT –to 10.10.1.81

Sedangkan untuk IP yang DHCP bisa pakai cara mas Hanadi :

* sudo iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.0.0/24 -d 0/0 -j MASQUERADE

untuk mengecek hasilnya ketikan perintah berikut :

* iptables -L -t nat

Maka akan terlihat seperti berikut :
untuk ip static :
—————cut————–
Chain POSTROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
SNAT 0 — 192.168.0.0/24 anywhere to:10.10.1.81
—————cut————–

untuk ip DHCP :
—————cut————–
Chain POSTROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
MASQUERADE 0 — 192.168.0.0/24 anywhere
—————cut————–

Konfigurasi IP Masquerade tidak bersifat permanen, maka disarankan untuk mengaplikasikan cara berikut :

* pico /etc/init.d/iptables
Isikan file tersebut dengan entry-an berikut :
—–start—–

#!/bin/sh
#
#This is a ubuntu adapted iptables script from gentoo
#(http://www.gentoo.org) which was originally distributed
# under the terms of the GNU General Public License v2
#and was Copyrighted 1999-2004 by the Gentoo Foundation
#
#This adapted version was intended for and ad-hoc personal
#situation and as such no warranty is provided.

IPTABLES_SAVE=”/etc/default/iptables-rules”
SAVE_RESTORE_OPTIONS=”-c”
SAVE_ON_STOP=”yes”

checkrules() {
if [ ! -f ${IPTABLES_SAVE} ]
then
echo “Not starting iptables. First create some rules then run”
echo “\”/etc/init.d/iptables save\””
return 1
fi
}

save() {
echo “Saving iptables state”
/sbin/iptables-save ${SAVE_RESTORE_OPTIONS} > ${IPTABLES_SAVE}
}

start(){
checkrules || return 1
echo “Loading iptables state and starting firewall”
echo -n “Restoring iptables ruleset”
start-stop-daemon –start –quiet –exec /sbin/iptables-restore — ${SAVE_RESTORE_OPTIONS} &2
exit 1
;;
esac